Category Archives: Keuangan & Investasi

Time Horizon Dalam Berinvestasi

Dalam dunia investasi, ada konsep yang disebut time horizon (cakrawala waktu). Jika didefinisikan secara sederhana, arti dari time horizon adalah perencanaan masa berinvestasi sampai dengan saat ketika hasil dari investasi itu ingin diambil / dinikmati.

Time horizon bukan semata-mata batasan waktu yang ketat dan harus diikuti dengan tegas seperi perjanjian atau kontrak. Time horizon lebih bersifat sebagai guidance (panduan), pada saat membuat rencana, analisa, dan keputusan. Sebagai panduan dalam aspek waktu, time horizon akan mempengaruhi pertimbangan seorang investor dalam mengelola investasinya.

Continue reading Time Horizon Dalam Berinvestasi

Main Saham: Investasi atau Judi? (bagian 3)

Melanjutkan bagian sebelumnya, karakter investor dan karakter penjudi bisa dibedakan berdasarkan apa yang mendasari keputusan yang diambilnya untuk membeli saham.

Seorang investor, sebelum memutuskan membeli saham, akan mencari tahu mana perusahaan yang kinerjanya bagus, prospeknya bagus. Kinerja bagus berarti melihat yang sudah terjadi. Prospek bagus berarti memperkirakan yang akan terjadi. Perusahaan yang kinerjanya bagus dan prospeknya juga bagus, kemungkinan besar harga sahamnya akan terus naik, karena semakin banyak orang yang ingin memiliki sahamnya (prinsip ekonomi, harga naik kalau demand naik sedangkan supply tetap).

Continue reading Main Saham: Investasi atau Judi? (bagian 3)

Main Saham: Investasi atau Judi? (bagian 2)

Di bagian pertama, aku menulis bahwa jawaban atas pertanyaan “kenapa waktu itu beli saham X di harga 1.000?” menentukan apakah kita sedang investasi atau judi. Kenapa?

Misalkan kalau kita berdagang baju. Kita akan beli selembar baju untuk nantinya dijual lagi dengan harga yang lebih mahal, sehingga kita dapat untung dari selisih harga beli dengan harga jual. Tapi tidak sesederhana itu, bukan?

Continue reading Main Saham: Investasi atau Judi? (bagian 2)

Main Saham: Investasi atau Judi?

Anda main saham?

Yang dimaksud ‘main saham’ adalah melakukan jual-beli saham.

Namanya jual-beli, pasti tujuannya supaya dapat untung. Tapi, jual-beli apapun, tidak dijamin selalu untung, kadang-kadang malah rugi. Kalau jual-beli cuma sekali, untung atau ruginya juga cuma sekali. Setelah itu, selesai. Tapi kalau jual-belinya berkali-kali, atau terus menerus, pasti pernah mengalami untung, juga pernah mengalami rugi. Hampir tidak ada orang yang bisa untung terus. Tapi kalau rugi terus, banyak.

Continue reading Main Saham: Investasi atau Judi?